AKBP Achiruddin soal Kasus Penganiayaan Anak: Cukup Kurasakan Sendiri

AKBP Achiruddin respons kasus penganiayaan anak. CNN Indonesia/Farida Noris

Jurnal Pilar | AKBP Achiruddin soal Kasus Penganiayaan Anak: Cukup Kurasakan Sendiri

Jakarta, Pilarmedianusantara.id – AKBP Achiruddin eks Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) setelah kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan terhadap mahasiswa Ken Admiral viral.

Bacaan Lainnya

AKBP Achiruddin mengenakan seragam lengkap, topi dan masker putih dalam pemeriksaan. Namun ia tak berkomentar banyak atas kasus yang ikut menjeratnya. Ia hanya ingin mendapatkan keadilan.

“Semoga keadilan berjalan, cukup kurasa kan sendiri,” kata AKBP Achiruddin saat digiring petugas provost menuju Gedung Bid Propam Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (2/5).

Penyidik telah menetapkan Aditya Hasibuan sebagai tersangka. Ia juga telah ditahan. Sedangkan AKBP Achiruddin masih berstatus sebagai saksi. Akan tetapi, AKBP Achiruddin telah dipecat dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.

“AKBP AH dicopot karena membiarkan anaknya melakukan tindak kriminal. Ini bentuk ketegasan Kapolda Sumut bahwa tidak menolerir setiap perilaku dan tindakan oknum yang mencederai nama baik Polri,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kasus penganiayaan itupun berimbas pada kasus lainnya yang menyeret AKBP Achiruddin. Penyidik mendalami dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan AKBP Achiruddin. Saat ini kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.

“Dari proses yang dilakukan Ditkrimsus, penyidik menemukan adanya dugaan gratifikasi. Untuk kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan. Penyidik juga berkoordinasi dengan PPATK untuk mendalami tindak pidana pencucian uang AKBP AH,” pungkasnya.

Diketahui, Aditya Hasibuan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral gara gara masalah chatting seorang wanita. Awalnya Aditya Hasibuan menyetop mobil Ken Admiral di SPBU Jalan Ring Road Medan pada Rabu 21 Desember 2022 sekitar pukul 22.00 WIB. Di sana korban dipukuli dan mobilnya dirusak.

Kemudian, korban Ken Admiral bersama temannya datang ke rumah Aditya Hasibuan pada Kamis 22 Desember 2022 pukul 02.30 WIB. Di sana korban kembali dianiaya secara sadis. Kepalanya dibenturkan ke aspal. Dan korban ditendang berulang kali.

Penganiayaan itu terjadi di pintu gerbang rumah AKBP Achiruddin di Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Saat penganiayaan terjadi, AKBP Achiruddin ada di lokasi itu. Namun ia malah menonton perkelahian tersebut. AKBP Achiruddin juga melarang teman dari korban yang ingin melerai. Ia malah menyemangati anaknya agar tidak emosi saat memukul korban.

Setelah penganiayaan itu terjadi, korban melaporkan Aditya Hasibuan ke Polrestabes Medan. Sedangkan Aditya Hasibuan juga melaporkan korban ke polisi. Namun kasus itu baru ditindaklanjuti setelah video kekerasan tersebut viral di media sosial.