Asap yang Tersisa di Apartemen Runtuh di Florida

Foto dok. Pilarmedianusantara.com Apartemen hancur diterjang badai

Koresponden : Allysa Tamariska Beatrix M. | Editor : Julians

Tangerang, pilarmedianusantara.com – Sisa bangunan apartemen the Champlain Towers South di Surfside, Florida, AS dihancurkan sebelas hari setelah roboh akibat ancaman Badai Elsa.

Bacaan Lainnya

Sisa bangunan apartemen the Champlain Towers South di Surfside, Florida, Amerika Serikat dihancurkan sebelas hari setelah roboh. Apartemen itu dirobohkan seluruhnya karena ancaman Badai Elsa yang bergerak dari Kuba.

Gedung apartemen 12 lantai di daerah Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), yang sebagian runtuh di mana 24 orang dipastikan tewas telah dihancurkan pada Minggu malam. Gedung tersebut dirobohkan total dengan bahan peledak sebelum diterjang Badai Tropis Elsa yang akan muncul dalam beberapa hari ke depan. Wali Kota Miami-Dade County Daniella Levine Cava mengatakan kepada wartawan sebelumnya pada hari Minggu bahwa upaya penyelamatan akan dilanjutkan setelah pembongkaran. Hari Minggu adalah hari ke-11 upaya penyelamatan sejak bangunan runtuh.

Upaya pencarian dan penyelamatan untuk 121 orang yang hilang telah ditangguhkan. Rekaman video menunjukkan gedung 12 lantai dirobohkan total dan mengeluarkan gumpalan asap. Hingga Minggu sore, badai Tropis Elsa berada di lepas pantai Kuba dengan kecepatan angin 60 mil per jam (95 kph). Setelah bergerak melintasi Kuba pada hari Minggu dan Senin, badai diperkirakan akan mendekati Florida barat pada hari Selasa atau Rabu.

Penyelidik belum menentukan apa yang menyebabkan kompleks apartemen berusia 40 tahun itu runtuh pada 24 Juni. Sebuah laporan teknik 2018 menemukan kekurangan struktural yang sekarang menjadi fokus penyelidikan. Semua penghuni gedung lain, Crestview Towers di North Miami Beach, diminta pada hari Jumat untuk segera pergi setelah para insinyur menemukan masalah beton dan listrik yang serius.

Langkah itu dianggap mendesak karena Badai Tropis Elsa, kata Manajer Kota North Miami Beach Arthur Sorey. Dia menambahkan bahwa pemilik gedung belum memulai proses sertifikasi ulang keselamatan wajib yang diperlukan 40 tahun setelah dibangun.

“Ini jelas bukan keputusan yang mudah,” kata Sorey Manajer Kota North Miami

“Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan selama masa-masa ini. Tidak pasti apa yang akan terjadi dengan badai itu,” imbuh Sorey seperti dikutip Reuters, Senin (5/7/2021).