China mengalami Krisis listrik, beberapa kota di China beroperasi menggunakan lilin

China mengalami Krisis listrik, beberapa kota di China beroperasi menggunakan lilin
Foto dok, Krisis Listrik China

Tangerang Selatan, Pilar media – China mengalami krisis listrik beberapa waktu belakangan ini. Itu membuat sebagian pabrik terpaksa menghentikan produksi. Penyebab adalah kenaikan harga batu bara yang membuat pasokan listrik berkurang.

Krisis listrik yang melanda timur laut China, sebagian toko di bagian timur laut China beroperasi menggunakan lilin. Masyarakat yang tinggal di provinsi Liaoning, Jilin, dan Heilongjiang bahkan mengeluh di media sosial, Krisis listrik juga membuat pengelola gedung mematikan lift, bahkan lampu lalu lintas tidak berfungsi.

State Grid Corp berjanji untuk memastikan pasokan listrik dasar dan menghindari pemadaman listrik.

Krisis listrik China disebabkan oleh pasokan batu bara yang ketat dan standar emisi yang semakin ketat. Aturan ini telah merugikan produksi industri di beberapa wilayah dan menyeret prospek pertumbuhan ekonomi negara itu.

“Penyebab nya adalah kenaikan harga batu bara yang menyebabkan kekurangan pasokan. Negara ini sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik”, ungkap media lokal China.

Dampak pada rumah dan pengguna non-industri datang ketika suhu malam hari turun ke hampir beku di kota-kota paling utara China.

Salah satu perusahaan listrik China mengatakan bahwa mereka memperkirakan pemadaman listrik akan berlangsung hingga musim semi tahun 2022. Dampak pada rumah dan pengguna non-industri datang ketika suhu malam turun hampir beku di kota-kota paling Utara China.