Kenapa Inggris Lawan Slovakia, Bukan Belanda di 16 Besar Euro 2024?

Para pemain Timnas Inggris akan jumpa Slovakia di 16 besar Euro 2024. (REUTERS/Wolfgang Rattay)

Jurnal Pilar | Sayyid Daffa

Jakarta, Pilarmedianusantara.com – Timnas Inggris lolos ke babak sistem gugur di Euro 2024, tetapi sebagai pemenang Grup C, mereka tidak mengetahui lawannya di babak 16 besar hingga laga Grup F selesai digelar.

Bacaan Lainnya

Tim teratas di Grup B, C, E dan F akan menghadapi salah satu dari empat tim yang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik di penyisihan grup Euro2024.

Seperti dilansir ESPN, UEFA membuat grid sebelum turnamen dimulai yang menetapkan ke mana setiap tim peringkat ketiga akan maju tergantung pada empat grup mana yang menjadi tempat kualifikasi.

Tidak masalah apakah suatu negara merupakan tim peringkat ketiga terbaik atau tim terbaik keempat, – alokasinya murni berdasarkan grid.

Memasuki hari terakhir pertandingan grup, Inggris bisa saja menghadapi tim mana pun dari Grup E, atau Belanda. Dan mereka berakhir dengan fakta harus melawan Slovakia, peringkat ketiga di Grup E.

Sebelum laga Grup F dimulai, Inggris berpotensi bertemu Belanda atau tim mana pun dari Grup E, karena Hungaria yang berada di peringkat ketiga Grup A masih masuk empat tim peringkat ketiga terbaik sementara

Lalu, secara mengejutkan Georgia menundukkan Portugal 2-0 di partai terakhir Grup F. Hasil ini membuat posisi Hungaria melorot, dan Georgia masuk dalam empat tim peringkat ketiga terbaik penyisihan grup dan berhak ke babak 16 besar Euro 2024.

Dua tim yang menduduki peringkat ketiga penyisihan grup yakni Hungaria (Grup A) dan Kroasia (Grup B) pun harus tersingkir, sedangkan 4 tim yang lolos dengan status peringkat ketiga terbaik adalah Slovenia (Grup C), Belanda (Grup D), Slovakia (Grup E) dan Georgia (Grup F).

Jika Georgia tidak mengalahkan Portugal, alokasi grupnya untuk peringkat ketiga terbaik adalah ACDE, di mana Inggris vs Belanda, Spanyol vs Slovakia, Portugal vs Hongaria, dan Rumania vs, Slovenia. Namun, skema ini tidak tercipta karena kejutan yang dilakukan Georgia.