Pemkab Bima – Pemkot Surakarta Bahas Pengembangan Program Strategis

Jurnal Pilar | Hardin Marewo

Bima, Pilarmedianusantara.com – Kunjungan Kerja Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE.M.IP dengan sejumlah kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah dimanfaatkan untuk bertukar informasi dan pandangan terkait pembangunan dan pengembangan sektor strategis kedua pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Selain isu stunting, upaya penataan kawasan kumuh mengingat, dari 18 kecamatan dan 191 desa yang ada, masih terdapat kawasan yang memerlukan penanganan khusus”.

Demikian halnya pengembangan pariwisata berbasis budaya, Kabupaten Bima perlu melihat dan mempelajari pengembangan pariwisata di Kota Surakarta sesuai dengan situasi dan kondisi lokal di Kabupaten Bima”. Urai Bupati.

Sekretaris Kota Surakarta Budi Murtono, SE., M.Si dalam pemaparannya mengungkapkan, Pemkot Surakarta, dalam menjabarkan visi pembangunan kota, ada 17 program prioritas antara lain UMKM Go Internasional, mengupayakan dan mendorong ratusan produk UMKM Solo tembus pasar internasional. Upaya ini dilakukan melalui event “Java In Paris” yang didukung oleh platform e-commerce shopee Indonesia.

Demikian halnya digitalisasi pasar tradisional, bekerja sama dengan Bank Indonesia secara masif mendorong agar UMKM melakukan transaksi non tunai melalui aplikasi Qris.

Event Solo Great Sale, dilakukan pada bulan-bulan kunjungan wisata rendah untuk mendongkrak omzet penjualan melalui diskon. Untuk Peningkatan kapasitas pelaku usaha, terdapat Solo Techno Park, Kawasan Sains dan teknologi yang memberikan pelatihan kepada masyarakat bagi pengembangan kompetensi SDM, khususnya mempersiapkan putra-putri daerah menuju persaingan era teknologi.

“Selain peningkatan kapasitas SDM tenaga kerja, layanan kependudukan kepada masyarakat melalui tujuh layanan, kelahiran, kematian, layanan e-KTP lansia dan Bimbingan pra-pranikah juga menjadi fokus pelayanan”. Terang Budi Murtono.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas secara teknis implementasi program dan hambatan dalam pelaksanaannya oleh OPD teknis.