Perairan Laut Jakarta Tercemar Paracetamol Dalam Konsentrasi Tinggi

Perairan Laut Jakarta Tercemar Paracetamol Dalam Konsentrasi Tinggi
Foto dok. Perairan Jakarta Tercemar Oleh Paracetamol Konsentrasi Tinggi

Penulis : Ahmad Rifqi | Editor : Sayyid Daffa

Tangerang Selatan, Pilar Media – Peneliti Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang kini sudah melebur ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional, menemukan sejumlah kandungan paracetamol dengan konsentrasi tinggi di dua wilayah perairan Jakarta yakni Ancol dan Angke.

Dalam penelitian berjudul ‘Konsentrasi Tinggi Paracetamol di Wilayah Perairan Teluk Jakarta, Indonesia’ didapati kandungan paracetamol sebesar 420 nanogram per liter di Ancol. Di Angke, kandungan paracetamol bahkan mencapai 610 nanogram per liter.

“Menariknya, konsentrasi tinggi Paracetamol di temukan di Angke (610 Ng/L) dan Ancol (420 Ng/L), keduanya berada di Teluk Jakarta,” tulis peneliti di lama resmi LIPI.

Studi tersebut menyatakan kandungan paracetamol ini lebih tinggi dari catatan yang pernah dirilis oleh penelitian lain.

Hidup (DLH) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Yogi Ikhwan menyatakan akan menindaklanjuti hasil kajian tersebut.

“Kita terimakasih kepada para peneliti yang mau meneliti kualitas air laut, itu kan bagian dari pencemaran. Nanti kita dalami, kita telusuri di mana sumbernya dan akan membuat kebijakan-kebijakan untuk mengatasi pencemaran itu,” Sabtu (2/10).

Selain itu mereka mewanti-wanti, bahwa tingginya kandungan Paracetamol di perairan Jakarta itu memantik kekhawatiran akan dampak atau resiko lingkungan akibat paparan jangka panjang, terutama budidaya kerang di sekitar Teluk Jakarta.

Penelitian ini di gelar oleh Wulan Koagouw dan Zainal Arifin dari LIPI; George WJ Oliver dan Corina Ciocan dari University Of Brighton, Inggris, Studi ini diterbitkan di Jurnal Pollution Bulletin edisi Agustus 2021.