Persebaya Surabaya Berusaha Bangkit Dari Kekalahan Menuju Untuk Meraih Kemenangan.

Persebaya Surabaya Berusaha Bangkit Dari Kekalahan Menuju Untuk Meraih Kemenangan.
Foto dok. Persebaya Surabaya

Penulis : Ahmad Fariq Alfarizi | Editor : Sayyid Daffa

 Tangerang, Pilarmedianusantara.com – Persebaya Surabaya ingin membuka lembaran baru di pekan kelima Liga 1 2021-2022 dengan tampil sebaik mungkin melawan PS Sleman. Aji Santoso dan tim sedang banjir kritik usai mendulang kekalahan beruntun pada dua laga terakhir.

Terutama kekalahan 1-0 atas Bhayangkara FC di pekan keempat lalu. Pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, menyoroti permainan Rachmat Irianto dkk dianggap angin-anginan tidak mencerminkan filosofi sepak bola tim berjuluk Bajul Ijo.

Tapi kami hanya memiliki satu pilihan melawan PS Sleman kami harus fight berusaha maksimal untuk mendapatkan poin maksimal. Sementara itu tekad dan kesungguhan diuji. Tim hanya diberikan waktu empat hari sebelum menghadapi PS Sleman pada Rabu (29/9/2021) yang akan datang.

 Aji Santoso harus memutar otak untuk membagi waktu recovery, evaluasi dan pemantapan taktik. Tantangan juga semakin besar karena beberapa pilar tidak dalam kondisi 100 persen. Satria Tama pulang karena dia akan menjalani operasi. Yang jelas istirahat cukup lama. Yang lain dalam kondisi bagus, tutur pelatih berusia 51 tahun.

Rotasi tim dinilai menjadi opsi yang terbaik. Beberapa pemain diberikan tantangan baru untuk menjadi lebih versatile. Seperti Ady Setyawan yang kini diplot menjadi full back kiri dalam dua pertandingan terakhir. Kemarin melawan Bhayangkara FC cukup bagus meskipun dia jarang memainkan posisi itu.