Pj. Wali Kota Bima, Adakan Pertemuan dengan Satker BWS NT 1 Bahas Rencana Proyek Ketangguhan Banjir Perkotaan Nufrep Bank Dunia

Jurnal PilrMedia | Hardin, S.Pd-Kabiro Kota & Kab. Bima

Kota Bima, PilarMediaNusantara.com – Dalam upaya mengatasi risiko banjir di wilayah perkotaan, Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum, mengadakan rapat kerja di Ruang Rapat Wali Kota Bima pada Rabu, 15 Mei 2024, bersama Satker BWS NT 1. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas rencana program tahun 2024-2025 terkait proyek Ketangguhan Banjir Perkotaan yang didukung oleh Nufrep Bank Dunia.

Bacaan Lainnya

Perwakilan dari Kepala Satker BWS NT 1 menyoroti kesiapan Pemerintah Kota Bima dalam menjalankan paket pekerjaan proyek Ketangguhan Banjir Perkotaan yang akan didanai oleh Nufrep Bank Dunia.

Dalam responsnya, H. Mohammad Rum memberikan apresiasi atas kehadiran BWS NT 1 di Kota Bima dan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program ketangguhan banjir perkotaan Nufrep dengan segera mengalokasikan anggaran pembebasan lahan yang dibutuhkan oleh Nufrep.

Beliau juga menekankan bahwa ancaman banjir perkotaan tetap menjadi isu krusial yang harus ditangani dengan langkah-langkah konkret dan terencana. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan keamanan masyarakat Kota Bima.

Mengenai ketiadaan dokumen pembebasan lahan yang menjadi syarat Bank Dunia, karena keterbatasan fiskal dalam APBD Kota Bima tahun 2024, H. Mohammad Rum mengusulkan solusi melalui pendekatan persuasif dengan masyarakat di bantaran sungai agar dapat memberikan lahan dengan pembayaran tertunda melalui pergeseran/perubahan APBD 2024 atau alokasi APBD 2025.

“Kami akan bersama-sama dengan unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bima mengundang masyarakat di bantaran sungai untuk membuat kesepakatan tertulis mengenai kesiapan memberikan lahan dengan pembayaran tertunda, menunggu perubahan APBD 2024 atau paling lambat dialokasikan dalam APBD 2025,” jelas H. Mohammad Rum.

“Harapannya, opsi ini akan menjadi solusi terbaik sebagai langkah tengah dalam percepatan realisasi paket pekerjaan ketangguhan banjir perkotaan Nufrep 2024-2025,” tambah H. Mohammad Rum. (red/humas/pmn/hardin)