Sejarah Hari Cokelat Sedunia dan Manfaatnya

Hari Coklat Sedunia

Penulis : Allysa Tamariska Beatrix M. | Editor : Daffa0910

Tangeramg, pilarmedianusantara.com – Setiap tanggal 7 Juli diperingati sebagai hari cokelat sedunia atau world chocolate day.Peringatan Hari Cokelat Sedunia dimulai pada tahun 2009, dan beberapa menyarankan 7 Juli khususnya merayakan pengenalan cokelat ke Eropa pada tahun 1550. Mengutip

berbagai sumber, hari ini diperingati untuk merayakan cokelat, dan pecinta cokelat di seluruh dunia menikmati berbagai jenis cokelat pada hari ini. Sama seperti valentine, banyak orang merayakan hari cokelat sedunia ini dengan memberikan cokelat kepada orang yang mereka cintai.

Hanya saja banyak orang bilang bahwa makan cokelat bisa membuat gigi berlubangdan tak baik untuk kesehatan. Padahal faktanya makan cokelat bisa memberikan efek yang baik untuk kesehatan.

Sejarah Hari Cokelat Sedunia, Mengutip days of the year, sejarah cokelat dimulai sejak2500 tahun yang lalu. Sebelum dikenal sebagai makanan yang enak, biji kakao (bahan pembuatan cokelat) juga digunakan oleh suku Aztec dan Maya sebagai mata uang. Suku Aztec menyukai cokelat

cair yang baru ditemukan sejauh mereka percaya bahwa dewa kebijaksanaan, Quetzalcoatl, secara harfiah memberikannya kepada mereka. Namun dulunya, cokelat memilliki rasa yang pahit. Pasalnya dulu, cokelat belum diberi tambahan gula ke dalamnya. Cokelat berubah jadi manis

dan menjadi lambang makanan manis sejak abad-16 di Eropa. Banyak perusahaan cokelat masa kini mulai beroperasi pada abad ke-19dan awal abad ke-20. Cadbury dimulai di Inggris pada tahun 1868. Dan 25 tahun kemudian Milton S. Hershey

Manfaat cokelat, Cokelat hitam dapat mengurangi risiko stroke pada perempuan. Penelitian menunjukkan, perempuan yang mengonsumsi cokelat lebih banyak, setidaknya dua batang cokelat hitam per minggu, mempunyai risiko terkena stroke lebih sedikit, yaitu sebanyak 20

persen. Kakao yang terkandung dalam cokelat terdiri dari flavonoid yang memiliki antioksidan dan dapat menekan oksidasi kepadatan lipoprotein yang rendah (kolesterol ‘buruk’) yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung dan stroke.

Cokelat telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan resistensi insulin dan mencegah pembekuan darah. Cokelat hitam juga ternyata dapat mencegah komplikasi masalah pada kehamilan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teobromin, sebuah

senyawa kimia yang ditemukan pada cokelat, memungkinkan pencegahan terhadap pre-eklamsia, masalah utama komplikasi kehamilan. Pre-eklamsia menyebabkan meningkatnya tekanan darah para perempuan hamil. Tapi, dengan mengonsumsi cokelat,
akan membantu mengurangi risikonya sebanyak 69 persen.