Transformasi Digitalisasi: Pemkot Bima Launching Aplikasi Srikandi

Jurnal PilarMedia | Hardin, S.Pd

Kota Bima, pilarmedianusantara.com – Pemerintah Kota Bima berhasil mengenalkan aplikasi Srikandi serta menggelar sesi bimbingan teknis untuk penggunaannya melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima. Acara yang berlangsung di aula Hotel Marina Inn ini menandai langkah penting dalam upaya menerapkan digitalisasi dalam Administrasi Pemerintahan. Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten 1 Setda Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, M.AP, dan dihadiri oleh berbagai Pejabat Pemerintahan serta Ahli IT pada hari Selasa, 4 Juni 2024.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Drs. H. Alwi Yasin menyatakan bahwa pengenalan aplikasi Srikandi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan publik serta mempercepat proses administrasi yang lebih transparan dan akuntabel.

“Aplikasi Srikandi diharapkan dapat memungkinkan pelaksanaan proses administrasi di lingkungan pemerintahan Kota Bima secara digital, efisien, dan cepat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus berinovasi demi kemajuan Kota Bima,” katanya.

Aplikasi Srikandi, yang dikembangkan oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia), bertujuan untuk memfasilitasi manajemen dokumen, pemantauan proses administrasi, dan akses informasi secara real-time. Peluncuran ini diharapkan dapat mendorong percepatan digitalisasi di berbagai instansi pemerintahan Kota Bima.

Asisten 1 Setda Kota Bima menekankan pentingnya sesi bimbingan teknis ini untuk memastikan bahwa semua pegawai memahami dan dapat menggunakan aplikasi Srikandi dengan efektif.

“Bimtek ini adalah kunci keberhasilan dalam menerapkan aplikasi Srikandi. Kami ingin memastikan bahwa setiap pegawai dapat menggunakan aplikasi ini secara optimal demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, Drs. H. Ahmad Fathoni, menambahkan bahwa penerapan aplikasi Srikandi tidak hanya akan mempermudah tugas pegawai pemerintah, tetapi juga akan memberikan akses informasi yang lebih luas dan transparan kepada masyarakat.

“Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengawasi proses administrasi dan mendapatkan informasi secara transparan. Ini adalah upaya kami untuk memberikan pelayanan yang prima,” jelas Ahmad Fathoni.

Keberhasilan peluncuran dan implementasi aplikasi Srikandi di Kota Bima merupakan bagian dari program nasional untuk menghadirkan digitalisasi dalam sistem pemerintahan di seluruh Indonesia. Diharapkan bahwa kehadiran sistem ini akan menghasilkan tata kelola Pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan transparan. (red/pmn/hardin)