Walikota Jakbar Perintahkan Sekat Wilayah Kembangan Dan Joglo Raya

Foto dok. Tribunnews.com Jakbar Wilayah Joglo dan Kembangan di Sekat

Koresponden : Fitri Nuraini | Editor : Julians

JAKARTA, pilarmedianusantara.com – Penyekatan di hari ke-5 PPKM ini masih banyak warga masyarakat yang nekat memasuki wilayah DKI Jakarta. Akibatnya, kemacetan di daerah tertentu tidak terkendali.

Bacaan Lainnya

Pasalnya wilayah DKI Jakarta, dilakukan penyekatan untuk Jalan Daan Mogot, yang berbatasan dengan wilayah Kalideres dan Tangerang. Akhirnya para pengemudi khususnya kendaraan bermotor mencari jalan lain yang tidak terkena penyekatan.

Seperti Jalan Raya Joglo, Kembangan serta Jalan Pasar Minggu, perbatasan Tangerang Kota dengan Kembangan. Tidak adanya penjagaan aparat di jalan tersebut masyarakat bebas keluar masuk daerah Jakarta.

Menyikapi kejadian tersebut, Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto bertindak dengan cepat. Pihak Walikota memerintahkan Camat dan Lurah setempat supaya melakukan penyekatan di lokasi perbatasan tersebut.

“Hari ini saya sudah perintahkan Camat dan Lurah di lokasi perbatasan tersebut untuk melakukan penyekatan seperti Jalan Raya Joglo dan Jalan Daan Mogot,” Kata Uus.

Pihak Walikota juga meminta Camat Kembangan dan Cengkareng agar dilakukan penyekatan yang berbatasan dengan Karang Tengah di dekat Green Lake, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.

“Di Joglo kita terjunkan sekitar 50 personil gabungan. Untuk di Daan Mogot bisa 200 personil gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Unsur Kecamatan dan Kelurahan serta masyarakat,” ucap Uus.

Sedangkan, Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengaku akan melakukan pengecekan terkait pengendara yang beralih ke Wilayah perbatasan Kembangan.

Umar Abdul Aziz, tokoh pemuda Jakarta Barat menyebut penyekatan dilakukan Empat Pilar di beberapa titik sudah tepat. Meski begitu, ia menyayangkan Wilayah Kembangan yang lepas dari penjagaan petugas. Sehingga, pengendara dengan leluasa masuk ke Wilayah Jakarta.
Untuk itu, Umar memberi saran agar Empat Pilar tidak melupakan titik yang belum terpantau yaitu Jalan Pasar Minggu perbatasan antara Tangerang Kota dengan Kembangan, Jakarta Barat. Umar berharap supaya Empat Pilar bisa mengatasi dan mengevaluasi titik tersebut sebab di tahun lalu masa pandemi menjadi titik awal pemantauan dan penyekatan.

“Saya berharap Empat Pilar dapat menelaah dan melihat objek ini karena sudah 3 titik yang menjadi konsentrasi penuh. Akan tetapi saya menyarankan dititik batas Pasar Minggu Kembangan Jakarta Barat, perlu juga adanya petugas agar kegiatan PPKM ini berjalan dengan semestinya,” tutur Umar.