
Jurnal PilarMedia| Alan Sidik
BIMA, pilarmedianusantara com – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Kananga, RT 06/RW 03, Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (5/9/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah permanen milik warga dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp800 juta.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.40 Wita itu pertama kali diketahui muncul dari rumah milik Safarudin (42). Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke dua rumah yang berada di sekitar lokasi, yakni rumah milik Syamsudin (60) dan H. Hamzah (62).
Ketiga rumah yang terbakar merupakan bangunan permanen berukuran sekitar 6 x 12 meter yang berada di kawasan padat permukiman warga Dusun Kananga, Desa Tente.
Melihat api semakin membesar, warga setempat berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, satu unit mobil Damkar dari Kecamatan Belo tiba di lokasi sekitar pukul 15.55 Wita dan langsung melakukan penanganan.
Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan kedatangan armada Damkar dari Kecamatan Palibelo, Kecamatan Monta, serta dua unit kendaraan pemadam milik Kabupaten Bima sekitar pukul 16.10 Wita. Petugas gabungan langsung berjibaku menjinakkan api yang telah merambat ke dua rumah lainnya.
Setelah kurang lebih 25 menit melakukan pemadaman intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.35 Wita. Sebanyak lima unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk memastikan kobaran api benar-benar padam dan tidak kembali membesar.
Beruntung, dalam musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian yang dialami warga cukup besar, meliputi tiga unit rumah permanen serta satu unit sepeda motor yang ikut terbakar.
Api Diduga Berasal dari Rumah Safarudin
Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, sumber api diduga berasal dari rumah Safarudin. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Dalam kejadian tersebut, Safarudin sempat diamankan oleh warga setelah terjadi aksi kekerasan terhadap dirinya. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Woha untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri terhadap pihak mana pun yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Hingga pukul 17.30 Wita, kondisi di sekitar lokasi kebakaran dilaporkan telah aman dan kondusif. Pemerintah Desa Tente bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan koordinasi untuk membantu para korban yang terdampak musibah tersebut.



