
Jurnal PilarMedia @|M. Fateh
BIMA, pilarmedianusantara.com – Sebanyak 254 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi Wisuda ke-XXIII Tahun 2026. Momen bersejarah tersebut menjadi tonggak penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan tinggi dan bersiap menghadapi dunia profesional.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan menghadirkan jajaran pimpinan STIE Bima serta unsur Pemerintah Kota Bima. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kesiapan mereka memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua STIE Bima, Firdaus, S.T., M.M., M.M.Inov., dalam sambutannya menyampaikan berbagai capaian dan perkembangan institusi yang telah diraih selama periode terakhir. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya tercermin dari jumlah lulusan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan tata kelola kampus, pengembangan penelitian, serta kontribusi akademik terhadap masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi, dan kepedulian sosial,” menjadi pesan penting dalam momentum wisuda tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari tantangan baru bagi para lulusan.
Menurutnya, gelar akademik yang telah diperoleh harus menjadi bekal untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, baik dunia kerja, kewirausahaan, pemerintahan, maupun bidang profesional lainnya.
Para lulusan STIE Bima diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama masa studi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dengan latar belakang keilmuan ekonomi, para sarjana dituntut tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, berpikir kritis, menguasai perkembangan digital, serta mampu mengambil keputusan berdasarkan analisis yang tepat.
Wisuda ke-XXIII STIE Bima Tahun 2026 menjadi simbol lahirnya generasi baru yang siap memasuki dunia nyata. Sebanyak 254 lulusan kini memiliki tanggung jawab untuk membuktikan bahwa ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan mampu memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi STIE Bima sekaligus menjadi harapan baru dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersaing di era ekonomi modern.
(Red/M. Fatteh)



