
Jurnal PilarMedia| Hardin
BIMA, pilarmedianusantara.com — Bupati Bima Ady Mahyudi menekankan pentingnya integritas, amanah, dan semangat pengabdian bagi para calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026–2031.
Pesan tersebut disampaikan Ady Mahyudi saat menghadiri pembukaan tahapan verifikasi faktual berupa wawancara bagi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima di Ruang Rapat Forkopimda, Selasa (22/9).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bima didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE, para staf ahli bupati, serta asisten lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima.
Ady Mahyudi mengingatkan bahwa BAZNAS tidak semestinya hanya dipandang sebagai lembaga yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat. Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki nilai pengabdian yang besar, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Jadikan BAZNAS bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tapi jadikan sebagai amal pengabdian bagi agama,” tegas Ady Mahyudi.
Ia berharap calon pimpinan yang nantinya terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., yang membuka kegiatan secara resmi, menekankan pentingnya tata kelola amil zakat yang profesional, baik dan berkeadilan.
Menurut Syarifuddin, pengelolaan zakat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok fakir miskin sebagai pihak yang memiliki hak atas dana zakat.
“Pengelolaan zakat harus mengarah dan membantu orang miskin, karena itu adalah haknya orang miskin,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal Murad, M.A., Kepala Bagian Pendampingan dan Advokasi Hukum M. Indra Hadi, M.H., Kepala Bagian Protokoler Deddy Sussantho, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag.
Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bima Fatahullah, S.Pd., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Agus Salim, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, SE., MM., serta sejumlah kepala bagian terkait di lingkup Setda Kabupaten Bima.
Verifikasi faktual melalui wawancara ini menjadi tahapan akhir dalam proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima.
Sebanyak 10 peserta mengikuti wawancara mendalam yang dinilai oleh tim beranggotakan lima orang dari unsur BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS pusat.
Dari 10 peserta tersebut, nantinya akan ditetapkan lima orang terbaik untuk mengisi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima periode 2026–2031
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat cinderamata secara resiprokal antara jajaran BAZNAS Pembina Wilayah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Bima.



