
Jurnal PilarMedia|Hardin Marewo
DOMPU, NTB, pilarmedianusantara.com— Sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan tuntutan agar anak-anak mereka turut mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Mereka berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap pemerataan pelaksanaan program tersebut bagi peserta didik.
Aksi demonstrasi ini menjadi bentuk penyampaian aspirasi para orang tua yang menginginkan anak-anak mereka memperoleh akses terhadap program pemenuhan gizi yang dicanangkan pemerintah. Mereka menilai, manfaat MBG sangat penting dalam mendukung kebutuhan nutrisi anak selama menjalani aktivitas belajar di sekolah.
Para orang tua berharap program MBG dapat menjangkau lebih banyak siswa, termasuk anak-anak mereka yang hingga kini diharapkan dapat memperoleh manfaat serupa. Bagi mereka, pemenuhan kebutuhan gizi merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang tumbuh kembang anak sekaligus mendukung proses pendidikan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, program MBG diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi, menjaga kebugaran, serta mendorong semangat belajar siswa. Karena itu, para orang tua meminta agar aspirasi yang mereka sampaikan menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait.
Mereka juga berharap dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Dompu, terutama menyangkut jangkauan penerima manfaat dan mekanisme penyalurannya. Dengan demikian, pelaksanaan program tersebut dapat berjalan sesuai ketentuan serta menjangkau peserta didik yang menjadi sasaran program.
Aksi ini sekaligus menyoroti pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah, pelaksana program, pihak sekolah, dan masyarakat. Kejelasan mengenai mekanisme pelaksanaan serta kriteria penerima manfaat dinilai penting agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Para orang tua berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang segera merespons tuntutan tersebut melalui penjelasan yang transparan serta langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak pelaksana MBG mengenai tuntutan yang disampaikan para orang tua siswa tersebut.
Mereka berharap aspirasi yang telah disuarakan tidak berhenti sebagai tuntutan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan kebijakan dan langkah nyata sehingga anak-anak mereka berkesempatan memperoleh manfaat program Makan Bergizi Gratis sesuai ketentuan yang berlaku.



