
Jurnal PilarMedia|Hardin
BIMA, pilarmedianusantara.com — Suasana penuh kebanggaan dan haru menyelimuti acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima. Sebanyak 254 mahasiswa resmi menyandang gelar akademik setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan di kampus yang dikenal dengan sebutan “Kampus Biru” tersebut.
Momentum penting bagi para wisudawan dan keluarga itu turut dihadiri oleh Wali Kota Bima, yang hadir memberikan dukungan sekaligus apresiasi kepada seluruh civitas akademika STIE Bima atas terselenggaranya prosesi wisuda tersebut.
Kehadiran Wali Kota Bima menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi di Kota Bima. Pemerintah memandang perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Ratusan wisudawan tampak mengenakan toga dengan wajah penuh kebahagiaan setelah melewati berbagai proses akademik, tugas, ujian, penelitian, hingga akhirnya sampai pada puncak perjalanan pendidikan mereka.
Bagi 254 wisudawan, hari tersebut bukan sekadar seremoni akademik. Wisuda menjadi penanda berakhirnya satu fase kehidupan sekaligus awal dari perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang selama ini telah memberikan dukungan kepada para mahasiswa hingga mampu menyelesaikan pendidikan mereka.
Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa meraih gelar akademik tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta doa dan dukungan keluarga.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini telah menyelesaikan pendidikan di STIE Bima. Gelar yang diraih bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, tetapi merupakan awal untuk mengabdikan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam suasana penuh kebanggaan tersebut.
Wali Kota juga mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengandalkan ijazah ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, tantangan setelah lulus justru akan semakin besar karena dunia kerja membutuhkan kemampuan beradaptasi, kreativitas, integritas, komunikasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Para lulusan STIE Bima diharapkan mampu menjadi generasi yang memiliki semangat kewirausahaan dan tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Hal tersebut dinilai penting mengingat perkembangan ekonomi dan teknologi yang semakin cepat. Lulusan perguruan tinggi dituntut mampu melihat peluang, menciptakan inovasi, serta berani mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, kreativitas dan kepedulian sosial. Ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” menjadi salah satu pesan penting dalam momentum wisuda tersebut.
STIE Bima dan Peran Strategis Pendidikan Tinggi
Sebagai salah satu perguruan tinggi di Kota Bima, STIE Bima memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis. Kehadiran institusi pendidikan tinggi seperti STIE Bima diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memahami persoalan ekonomi sekaligus memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi daerah.
Dengan semakin kompleksnya tantangan perekonomian, lulusan bidang ekonomi dituntut untuk mampu memahami perkembangan dunia usaha, digitalisasi, kewirausahaan, pengelolaan keuangan, serta berbagai dinamika ekonomi yang terjadi di tingkat lokal maupun nasional.
Karena itu, momentum wisuda 254 mahasiswa tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial. Para lulusan diharapkan dapat menjadi bagian dari kekuatan baru yang ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kota Bima.
Pemerintah daerah juga membutuhkan dukungan dari kalangan akademisi dan generasi muda terdidik dalam merancang serta menjalankan berbagai program pembangunan. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Pesan untuk Para Wisudawan
Di hadapan para wisudawan, Wali Kota Bima juga mengajak generasi muda untuk tetap rendah hati setelah meraih gelar sarjana. Gelar akademik harus menjadi modal untuk terus berkembang, bukan alasan untuk berhenti belajar.
Dunia terus berubah. Teknologi berkembang dengan cepat, kebutuhan dunia kerja semakin dinamis, dan persaingan semakin terbuka. Kondisi tersebut membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dan memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru.
Para lulusan juga diharapkan tetap membawa nama baik almamater. Sikap dan perilaku mereka di tengah masyarakat akan menjadi bagian dari citra institusi tempat mereka menimba ilmu.
“Jaga nama baik almamater, keluarga dan daerah. Jadilah pribadi yang memiliki integritas dan mampu menunjukkan bahwa lulusan STIE Bima dapat berkontribusi secara nyata di berbagai bidang,” pesan tersebut menjadi penyemangat bagi para wisudawan untuk melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Sementara itu, suasana haru terlihat dari para orang tua dan keluarga yang hadir mendampingi wisudawan. Setelah bertahun-tahun memberikan dukungan, mereka akhirnya dapat menyaksikan putra-putri mereka mengenakan toga dan menerima gelar akademik.
Bagi keluarga, keberhasilan tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus buah dari perjuangan panjang. Tidak sedikit mahasiswa yang harus melewati berbagai tantangan selama menjalani proses pendidikan sebelum akhirnya dapat berdiri di panggung wisuda.
Momentum Memulai Pengabdian
Wisuda 254 mahasiswa STIE Bima pada akhirnya menjadi momentum untuk membuka lembaran baru. Setelah memperoleh bekal pendidikan, para lulusan akan kembali menghadapi masyarakat dengan tantangan yang jauh lebih kompleks.
Ada yang akan memilih memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, membangun usaha, menjadi wirausahawan, maupun mengabdikan diri di berbagai bidang. Apa pun pilihan mereka, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di STIE Bima diharapkan dapat menjadi bekal yang kuat.
Pemerintah Kota Bima berharap para sarjana muda tersebut dapat mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Ide-ide kreatif, semangat kewirausahaan dan kemampuan profesional mereka sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Wali Kota Bima dalam acara wisuda tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi. Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga merupakan ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan gagasan dan mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Dengan selesainya prosesi wisuda, sebanyak 254 mahasiswa STIE Bima kini memasuki babak baru dalam perjalanan hidup mereka. Tantangan tentu masih terbentang luas, namun bekal pendidikan, pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Kampus Biru diharapkan menjadi fondasi untuk meraih masa depan.
Selamat kepada 254 wisudawan dan wisudawati STIE Bima. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi keberkahan, membawa kesuksesan bagi masing-masing lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, Kota Bima, dan bangsa.H.Marewo



