MUI NTB Serukan Perang Melawan Narkoba, 4.250 Masjid Jadi Pusat Edukasi Bahaya Narkotika
Mataram,pilarmedianusantara.com 26 Juni 2026 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan pemberantasan narkoba melalui pendekatan keagamaan. Sebanyak 4.250 masjid yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di NTB akan dilibatkan sebagai pusat kampanye edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Seruan tersebut disampaikan Ketua MUI NTB, Dr. TGH. Badrun, saat menghadiri konferensi pers di Polda NTB, Jumat (26/6/2026). Menurutnya, peredaran dan penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda, sehingga diperlukan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
MUI NTB menilai masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat. Melalui khutbah, pengajian, ceramah, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, masyarakat akan diberikan edukasi mengenai dampak buruk narkoba serta pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Gerakan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan NTB yang bersih dari narkoba. MUI juga mengajak seluruh pengurus masjid untuk aktif menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba sebagai bagian dari dakwah dan pembinaan moral umat.
Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya aparat penegak hukum dalam memberantas jaringan peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.







