Jurnal Pilar | Alan Sidik
Bima, Pilarmedianusantara.com – Tumpukan sampah organik di Tempat Pembuangan Akhir Sementara (TPAS) Pasar Tente kembali memicu keluhan warga dan para pelaku pasar. Bau menyengat dari lokasi penumpukan sampah itu disebut makin mengganggu aktivitas masyarakat, terutama para pedagang yang berjualan di sekitar area pasar dan permukiman terdekat.
Sejumlah warga dan penjual yang ditemui wartawan pilarmedianusantara.com mengaku mulai mengalami gangguan kesehatan. Mereka menyebut ada keluhan diare dan gatal-gatal yang diduga muncul akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat.
Kami setiap hari hirup bau busuk. Banyak warga dan penjual mulai sakit perut dan gatal-gatal, ungkap salah satu pedagang,, rahmawati .

Mereka berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera turun tangan melihat kondisi yang mereka alami.
Lebih lanjut, para warga mengingatkan bahwa beberapa bulan lalu Bupati dan Wakil Bupati yang baru sempat berkunjung ke lokasi dan menjanjikan penanganan sampah. Saat itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan armada pengangkut sampah untuk mengatasi penumpukan yang terus terjadi.
Waktu kunjungan bupati baru, kami sudah minta solusi. Katanya akan disiapkan mobil sampah. Sekarang kami hanya berharap janji itu segera direalisasikan, ujar warga lainnya.
Hingga kini, masyarakat sekitar lokasi pasar masih menantikan langkah nyata pemerintah dalam menangani masalah sampah yang semakin berdampak pada kesehatan dan kenyamanan aktivitas ekonomi di Pasar Tente.(alan)








