HUT ke-14, RSUD Sondosia Bangun Gedung PICU-NICU Pertama di Kabupaten Bima

PilarMediaNusantara.com,Bima – RSUD Sondosia merayakan hari jadinya yang ke-14 dengan cara yang istimewa. Tak hanya sebagai momen syukur, peringatan tahun ini juga ditandai dengan langkah bersejarah: peletakan batu pertama pembangunan gedung PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi.

Dalam acara yang berlangsung meriah, Bupati didampingi Wakil Bupati Bima, dr. Irfan, serta Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH. Kehadiran dua unit pelayanan intensif ini merupakan bagian dari program unggulan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Saraf, Urologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak) yang tengah digencarkan pemerintah daerah. Gedung PICU-NICU sendiri dirancang berada di jantung kawasan RSUD Sondosia, tepatnya di Gedung B sesuai master plan rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, dalam sambutannya menegaskan bahwa program KJSU-KIA adalah wujud komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat. “RSUD Sondosia mencakup pelayanan hingga 70% wilayah Bima Selatan dan Barat, dengan jangkauan lebih dari 66% penduduk Kabupaten Bima. Letaknya strategis, berada di jalan nasional ditengah-tengah dan menghubungkan Bima, Kota Bima, hingga Dompu, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Jika di Renstra dan master plan kami menargetkan RSUD Sondosia naik kelas B pasca 2030, kami berharap bisa menyesuaikan menjadi memiliki banyak layanan dengan kompetensi utama. Mencapai hal tersebut, maka penyediaan tenaga, peralatan, dan sarana menjadi focus pengembangan rumah sakit ,” ungkapnya.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyambut penuh semangat pembangunan gedung baru tersebut. Ia menegaskan bahwa RSUD Sondosia adalah satu-satunya rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Bima. “Karena itu, pembangunan PICU dan NICU ini sangat penting agar pelayanan kesehatan semakin dekat, lengkap, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pembangunan gedung PICU-NICU diharapkan menjadi tonggak baru perjalanan RSUD Sondosia. Dengan sarana dan layanan yang lebih modern dan variatif, masyarakat Kabupaten Bima khususnya Bima barat dan selatan kini bisa menaruh harapan lebih besar terhadap RSUD Sondosia. (red/hm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *