Jurnal Pilar | Hardin Marewo
Bima, Pilarmedianusantara.com – Dalam rangka menyambut malam Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Desa Penapali, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima menggelar pawai obor yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh warga sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, turut ambil bagian dalam pawai tersebut. Mereka berjalan beriringan menyusuri jalan-jalan desa sambil membawa obor yang menyala, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di malam hari.
Sepanjang perjalanan, peserta pawai juga melantunkan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema di seluruh penjuru desa. Suara lantunan tersebut semakin menambah nuansa religius dan memperkuat semangat kebersamaan di antara masyarakat.

Kepala Desa Pinapali M Taher dalam sambutannya menyampaikan bahwa pawai obor ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam menjaga tradisi tersebut.
Panitia penyelenggara memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman dengan melibatkan aparat keamanan setempat serta pemuda desa. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan obor demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pawai obor ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal yang mencerminkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan.
Dengan penuh suka cita, masyarakat Desa Penapali menyambut datangnya Idul Fitri sebagai hari kemenangan, sekaligus momentum untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan.








