PilarMediaNusantara.com, Bima – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh jajaran TNI di wilayah Kabupaten Bima. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan patroli siskamling yang digelar Babinsa Koramil 1608-03/Sape bersama aparat desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat Desa Soro serta Desa Malayu, Kecamatan Lambu, pada Selasa (16/9/2025).
Patroli gabungan ini dipimpin oleh Babinsa Desa Malayu, Serka Maskur, didampingi Sertu M. Jafar dan Serda Junaidin. Mereka bersama masyarakat menyusuri sejumlah titik rawan yang sering dijadikan tempat nongkrong anak muda maupun lokasi lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Kegiatan ini menyasar area-area yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas, terutama pada malam hari.
Kehadiran Babinsa dan aparat desa di lapangan disambut positif oleh warga. Mereka menilai, patroli bersama tersebut memberikan rasa aman sekaligus mempererat kedekatan antara TNI dan masyarakat. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya kegiatan yang dilakukan anggota TNI, khususnya Koramil 1608-03/Sape. Selain memberi rasa aman, hubungan TNI dengan masyarakat juga semakin erat,” ungkap salah seorang warga yang ikut serta dalam patroli malam itu.
Danramil 1608-03/Sape, Lettu Inf Ruslin, menegaskan bahwa kegiatan patroli siskamling merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, langkah ini penting untuk memberikan jaminan keamanan sekaligus membangun kesadaran kolektif warga agar peduli terhadap lingkungannya. “Patroli siskamling menjadi upaya kami untuk memastikan kondisi kamtibmas secara langsung. Namun, TNI tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakatlah yang paling tahu kondisi lingkungannya. Karena itu, kami berharap partisipasi aktif warga dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.
Patroli siskamling juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi antara Babinsa dengan tokoh masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat menyerap informasi mengenai potensi gangguan keamanan sekaligus mendengar aspirasi warga. Dengan begitu, setiap persoalan bisa lebih cepat diantisipasi maupun ditindaklanjuti.
Selain menciptakan rasa aman, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial yang positif. Kolaborasi antara TNI, aparat desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat menunjukkan kekompakan dalam menjaga lingkungan. Kehadiran semua elemen ini membuktikan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
Ke depan, kegiatan patroli siskamling seperti ini direncanakan menjadi agenda rutin di wilayah Kecamatan Lambu. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, keamanan dan ketertiban dapat lebih terjaga, sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan warga desa.
Patroli siskamling bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Melalui kegiatan ini, TNI ingin memastikan bahwa setiap warga merasa terlindungi dan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayahnya. Dengan kerja sama yang erat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, kondusif, dan harmonis di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. (red/alan)








