Jurnal Pilar | Alan Sidik
Bima, Pilarmedianusantara.com – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran sejak usia dini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima melalui Kepala Seksi Peningkatan SDM, Julkarnain SE melaksanakan kegiatan edukasi dan simulasi penanganan kebakaran di SDIT Bima Cendekia, Kecamatan Woha, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa TKIT dan SDIT Bima Cendekia bersama para guru. Dalam kegiatan itu, petugas Damkar memberikan pemahaman dasar terkait jenis-jenis kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi evakuasi dan pemadaman api secara langsung.
Julkarnain SE selaku Kepala Seksi Peningkatan SDM pada Bidang Pencegahan menyampaikan bahwa edukasi tersebut penting dilakukan guna menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, terhadap potensi bahaya kebakaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa dan tenaga pendidik tentang cara penanganan awal saat terjadi kebakaran, sehingga bisa meminimalisir risiko dan kepanikan,” ujarnya.
Sementara itu, Saiful, S.Sos juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kebakaran di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar keselamatan sejak dini.
“Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar tentang bahaya kebakaran dan cara penyelamatan diri agar lebih siap menghadapi situasi darurat,” katanya.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi dan simulasi yang diberikan oleh petugas Damkar. Selain mendapatkan teori, peserta juga diberi kesempatan mencoba langsung penggunaan APAR dan teknik dasar penyelamatan diri saat terjadi kebakaran.
Pihak SDIT Bima Cendekia mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran keselamatan bagi siswa di lingkungan sekolah.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari para guru maupun peserta didik.








