PilarMediaNusantara.com, Kabupaten Bima – Upaya mempererat hubungan emosional dan spiritual dengan masyarakat terus dilakukan oleh jajaran TNI, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-04/Woha, Kodim 1608/Bima. Salah satu wujud nyatanya ialah dengan rutin melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid-masjid wilayah binaan. Kegiatan ini menjadi sarana efektif membangun komunikasi, memperkokoh sinergi, serta memperkuat ikatan kebersamaan antara aparat TNI dengan masyarakat.
Danramil 1608-04/Woha, Kapten Cba Iwan Susanto, SH, pada Rabu (17/09/2025), menjelaskan bahwa kegiatan sholat Subuh berjamaah bukan hanya sebatas rutinitas ibadah, tetapi juga sarana menjalin kedekatan secara personal dengan warga. “Melalui sholat Subuh berjamaah, Babinsa tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial-keagamaan masyarakat. Dari sini tumbuh komunikasi yang lebih hangat dan kedekatan emosional yang semakin kuat,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, para Babinsa hadir lebih awal di masjid bersama masyarakat setempat, melaksanakan sholat berjamaah, lalu melanjutkan dengan berbincang santai bersama jamaah, khususnya tokoh agama dan tokoh masyarakat. Diskusi yang muncul setelah ibadah berlangsung dengan nuansa kekeluargaan. Berbagai isu lokal menjadi pembahasan, mulai dari kondisi keamanan lingkungan, potensi wilayah desa, hingga hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan sosial.
Kapten Iwan menambahkan, kegiatan sederhana namun penuh makna ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat kepada TNI. “Kebersamaan yang dibangun sejak Subuh memberikan energi positif bagi masyarakat maupun Babinsa dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kami ingin masyarakat merasa bahwa TNI selalu hadir di tengah mereka, tidak hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan sholat Subuh berjamaah juga memberikan dampak positif terhadap upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan hadirnya Babinsa di tengah masyarakat sejak pagi, potensi gangguan keamanan dapat terpantau lebih dini. Bahkan, Babinsa bisa langsung mendengar aspirasi maupun keluhan warga untuk segera ditindaklanjuti.
Kehadiran Babinsa di masjid-masjid wilayah binaan juga dinilai sebagai bentuk keteladanan. Mereka menjadi contoh bagi generasi muda untuk lebih giat beribadah dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Tak jarang, warga menyampaikan apresiasi dan harapan agar kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
Tradisi sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan silaturahmi yang kuat. Dengan terbangunnya komunikasi yang baik, kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan desa, serta memperkuat persatuan bangsa bisa semakin nyata.
Kegiatan yang sederhana namun menyentuh langsung aspek kehidupan sosial-keagamaan ini menegaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga pada pembangunan sosial, moral, dan spiritual masyarakat.
Seiring dengan perkembangan zaman dan tantangan sosial yang semakin kompleks, pendekatan seperti ini dipandang efektif dalam menjaga keharmonisan antara aparat dan rakyat. Karena itu, sholat Subuh berjamaah yang rutin dilaksanakan Babinsa Koramil 1608-04/Woha diyakini akan terus menjadi salah satu program yang mempererat persaudaraan dan memperkuat ikatan batin antara TNI dan masyarakat Kabupaten Bima. (red/alan)








