Jurnal Pilar | M Fatteh
Bima, Pilarmedianusantara.com – tumpukan sampah dan material yang menyumbat jembatan segera di tangani dengan menggunakan excavator yang merupakan alat berat efektif dalam kegiatan evakuasi dan pembersihan.proses ini di organisir oleh pemerintah daerah dengan keterlibatan badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD), dinas pekerjaan umum dan penataan ruang(PUPR).serta aparatkepolisian,di pimpin langsung oleh Bupati dan Kapolres Bima untuk memastikan keselamatan masyarakat serta percepatan pemulihan akses jalan.
Peran pemerintah dan kepolisian
Bupati bima dan Kapolres kab bima secara ketat memantau proses evakuasi di lapangan.hal ini untuk memastikan alat berat di jalankan dengan baik dan Tim yang bertugas di lapangan bekerja efektif mengatasi tumpukan sampah yang bisa Menghambat arus lalulintas dan memicu masalah banjir lebih lanjut setelah jembatan ambruk.langkah yang ini juga penting untuk menghindari resiko kecelakaan dan mempercepat pemulihan bagi masyarakat pengguna jalan.
Dampak dan tindakan selanjutnya
Robohnya jembatan ini mengakibatkan gangguan serius pada mobilitas warga di dua desa serta beberapa desa di sekitar kecamatan Soromandi dan donggo.pemerintah daerah dan BPBD terus melakukan kajian penyebab ambruknya jembatan,sembari merencanakan perbaikan atau pembangunan ulang jembatan tersebut.langkah pembersihan dan evakuasi tumpukan sampah dan material merupakan tahap awal untuk mengembalikan fungsi jalur penghubung vital ini.
Dengan demikian, penanganan jembatan jala yang ambruk di desa nggembe di lakukan secara cepat dan profesional dengan dukungan alat berat,dan mendapat perhatian penuh dari pimpinan daerah dan aparat keamanan demi memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses pemulihan infrastruktur vital tersebut.(Red/m fatteh)








