Pemerintah Kabupaten Bima Janji Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu Tak Terealisasi: Kasus Ina Heno di Desa Dadibou, Bima

PilarMediaNusantara.com, Bima – Program pemerintah yang bertujuan untuk membantu warga kurang mampu melalui program bedah rumah kembali dipertanyakan. Salah satunya dialami oleh Ina Heno (atau Mahani), warga Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB, yang hingga kini belum menerima bantuan meskipun sudah dijanjikan sebelumnya.

Rumah yang dihuni oleh Ina Heno diketahui dalam kondisi sangat tidak layak huni. Pemerintah setempat pernah menjanjikan akan mencantumkannya dalam daftar penerima program bedah rumah, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai hal tersebut.

“Kami hanya berharap agar janji itu segera ditepati. Rumah saya sudah sangat tidak layak untuk dihuni, bocor di sana-sini,” kata Ina Heno saat ditemui oleh awak media di kediamannya.

Bacaan Lainnya

Warga sekitar juga menyayangkan lamanya proses realisasi program ini. Mereka berharap pihak desa dan instansi terkait segera bertindak agar bantuan ini bisa benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program bedah rumah sendiri dirancang untuk membantu masyarakat miskin agar bisa tinggal di tempat yang lebih layak. Kuota penerima bantuan biasanya terbatas setiap tahun dan harus melalui proses verifikasi. Namun menurut informasi dari warga sekitar, nama Ina Heno sudah lama disebut-sebut sebagai penerima bantuan.

“Dulu katanya sudah masuk daftar, tapi hingga sekarang tidak ada kabar lagi. Kasihan sekali kalau janji pemerintah hanya sebatas omongan,” ujar salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa maupun dinas terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan tertundanya pelaksanaan bedah rumah untuk Ina Heno. (red/m Fatteh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *