PT.Mekar Darma Medika (RS.Mitra) Tidak Kooperatif!

Jurnal Pilar | Teuku Iqbal Maulana

Jambi, Pilarmedianusantara.com – Setelah mendapatkan begitu banyak nya penolakan dari Lukman cs. Sekarang pihak rumah sakit menyasar ke pemilik tanah yang pertama(Sudiwan Dinarya).

Senin 22 Sep 2025, pihak sudiwan dinarya menyampaikan ke media pilar nusantara bahwa dia sangat di buat pening oleh pihak RS, mitra mulai dari pemagaran aset tanah nya yang telah di jual kepada pihak rs mitra sampai pengosongan rumah yang terdapat dalam objek jual beli tersebut.

Bacaan Lainnya

Kesepakatan yang dilakukan beberapa saat dengan pihak rumah sakit mitra adalah pengosongan rumah yang terdapat di dalam objek jual beli menjadi tanggung jawab Sdr. Sudiwan Dinarya, dan pemagaran menjadi tanggung jawab dari pihak pembeli (RS MITRA) belakangan ini setelah pemagaran siap di lakukan saldo sisa pembayaran yang di pending oleh RS. Mitra juga di potong oleh pihak rumah sakit sejumlah 100 jt dari hasil penjualan Tanah yang sisa masih 500 jt lagi.

Lebih lanjut pihak Sudiwan Dinarya menilai rumah sakit tidak konsekuen dalam menjalankan hasil kesepakatan di lapangan, dari pengosongan rumah yang telah di lakukan mediasi dengan pihak yang menempati lahan Sdr. Sudiwan Dinarya untuk mengosongkan rumah, sekarang pihak rumah sakit mengatakan bukan di kosongkan saja tapi di hancurkan.

Polemik ini terus bergulir menjadi bola liar yang pihak arya jadi bingung, inkonsisten ini juga menjadi tolak ukur bagi pihak pihak yang belakangan ini pernah di rugikan oleh pihak RS. Mitra.

Lebih lanjut pihak sudiwan dinarya menyampaikan bahwa saya malu dengan pemilik rumah katanya di kosongkan kok sekarang di hancurkan, padahal pihak Sudiwan Dinarya sudah siap memfasilitasi yang tinggal di tanah dia tersebut untuk pindah dan di cari rumah lain sebagai wujud nyata kesosialan beliau. Sampai berita ini kita turunkan pihak rumah sakit mitra belum memberikan klarifikasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *