Jurnal Pilar | Fatteh
Bima, Pilarmedianusantara.com – Pada peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November, SDN Inpres Godo menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan tidak hanya untuk menghormati jasa para guru, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas siswa.
Kegiatan yang di gelar di aula sekolah ini menghadirkan pertunjukan tari tradisional dan modern yang melibatkan seluruh siswa, sekaligus menjadi momen reflektif bagi seluruh civitas akademika dalam menguatkan komitmen pendidikan.
Hari Guru Nasional merupakan momentum strategis dalam dunia pendidikan Indonesia untuk mengapresiasi peran guru sebagai pilar utama dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter generasi muda. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menekankan bahwa guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembimbing, motivator,dan role model bagi anak didik di era globalisasi yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan yang penuh semangat ini, siswa SDN Inpres Godo menampilkan berbagai tari tari yang menggambarkan warisan budaya Nusantara sekaligus adaptasi terhadap tantangan jaman.pentas seni ini menjadi salah satu metode edukasi non-formal yang efektif dalam menggambar kecerdasan emosional dan kognitif anak.selain itu, kegiatan tari juga membangun rasa kebersamaan dan disiplin, dua aspek penting dalam pembentukan karakter robust.

Kepala Sekolah, Bapak Yoedin, Spd.Mpd, menyampaikan harapan besar dalam sambutanya. Beliau mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya menjadi generasi cerdas secara akademik, terapi juga memiliki talenta unik yang dapat di kembangkan untuk kemajuan bangsa dan negara. Menurut beliau, pembinaan karakter dan pengembangan bakat sejak dini merupakan investasi penting di masa depan pendidikan Indonesia.
“Kami berharap siswa siswi SDN Inpres Godo dapat menjadi insan yang tidak hanya pintar dalam ilmu pengetahuan, tapi juga unggul dalam seni, olahraga,dan teknologi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional,”ujar beliau.
Pernyataan ini mengandung pesan penting bahwa kualitas sumber daya manusia Indonesia sangat tergantung pada pembelajaran holistik mengintegrasikan aspek intelektual dan kultural. Dengan memberikan ruang bagi siswa mengekspresikan diri melalui seni, sekolah membuka peluang bagi terciptanya generasi yang adaptif, kreatif,dan berdaya saing global.
Selain pertunjukan seni, peringatan hari guru nasional juga diisi dengan diskusi guru tentang strategi pembelajaran inovatif dan evaluasi terhadap peranan guru dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan. Dialog ini memperkuat senergi antar guru untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah.

Peringatan hari guru ini menjadi peringatan bagi seluruh komponen pendidikan bahwa keberhasilan proses belajar mengajar tidak hanya diukur dari hasil akademik semata, melainkan juga oleh tumbuhnya rasa tanggung jawab sosial, kebanggaan budaya,dan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu secara nyata demi kemajuan masyarakat.
SDN Inpres Godo membuktikan bahwa perayaan hari guru tidak hanya seremonial, terapi juga menjadi momentum edukatif yang menginspirasi siswa untuk menjadi generasi bertalenta dan berguna bagi bangsa dan negara. (Red./m fatteh.)








