Sekdes Dadibou Sampaikan Aspirasi Warga ke DPRD Kabupaten Bima

PilarMediaNusantara.com, Bima – Sekretaris Desa (Sekdes) Dadibou, Junaidin, S.Pd., Kecamatan Woha, memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima. Aspirasi tersebut merupakan rangkuman kebutuhan mendesak warga yang selama ini belum terakomodir oleh pemerintah daerah.

Dalam pertemuan itu, Junaidin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa menjadi prioritas utama. Adapun sejumlah usulan yang diajukan antara lain:

1. Bronjonisasi Sungai Dadibou untuk mengantisipasi banjir sekaligus menjaga lahan pertanian warga.

Bacaan Lainnya

2. Pengaspalan hotmix jalan dari kantor desa lama menuju Dusun Minte yang menjadi akses vital masyarakat.

3. Pembangunan lapen di Dusun Godo, khususnya pada jalur ekonomi menuju area tambak, guna menunjang aktivitas nelayan dan petambak.

4. Perbaikan bahu jalan provinsi menuju Desa Kalampa agar akses transportasi lebih lancar dan aman.

5. Penerangan jalan dari Desa Dadibou menuju Desa Kalampa untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan warga pada malam hari.

Selain pembangunan fisik, Junaidin juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang jumlahnya mencapai 14.077 orang di Kabupaten Bima. Menurutnya, kontribusi tenaga PPPK sangat besar dalam mendukung pelayanan publik, sehingga layak mendapat jaminan kesejahteraan yang lebih baik.

“Semua usulan ini merupakan kebutuhan riil masyarakat yang kami harapkan bisa ditindaklanjuti pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Bima. Aspirasi warga tidak hanya tentang infrastruktur, tapi juga kesejahteraan tenaga kerja yang berperan langsung dalam pelayanan masyarakat,” ungkap Junaidin.

Dengan dukungan DPRD, Sekdes Dadibou berharap program pembangunan tersebut segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Woha, khususnya Desa Dadibou yang berstatus sebagai salah satu pusat pemerintahan Kabupaten Bima, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *