Jurnal Pilar | Alan Sidik
Woha Pilarmedianusantara.com – Kondisi sampah di Pasar Tente, Kabupaten Bima, kini semakin memprihatinkan. Tumpukan sampah terlihat berserakan di area jalan dalam pasar, menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Sejumlah ibu pedagang dan pengunjung pasar bahkan terpaksa berteriak dan mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka menilai persoalan sampah sudah berada pada tahap darurat dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah.
Dalam situasi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima disebut belum maksimal dalam menjalankan tugasnya. Bahkan, instansi tersebut dinilai seakan mengabaikan perintah Bupati melalui Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bima terkait penanganan sampah.

Ironisnya, persoalan sampah tidak hanya terjadi di Pasar Tente yang setiap hari menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Tumpukan sampah juga terlihat di sejumlah titik di ibu kota kabupaten, mulai dari Cabang Talabiu, Rabakodo, hingga sepanjang jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat akan dampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya DLH Kabupaten Bima, segera mengambil langkah nyata dan terukur untuk mengatasi persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan.
Jika tidak segera ditangani, krisis sampah ini dikhawatirkan akan semakin meluas dan berdampak lebih besar bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bima.
(Alan)







