Jurnal Pilar | Teuku Iqbal
Jambi, 16 Desember 2025, Pilarmedianusantara.com – PT Air Tanang mendapatkan pekerjaan pengaspalan jalan negara yang berlokasi di Desa Batu Hampar hingga Siulak Deras, Kabupaten Kerinci, dengan panjang sekitar 12 kilometer dan menelan anggaran lebih dari Rp28 miliar.
Namun, berdasarkan pantauan Tim Pilar Media Nusantara di lapangan, pelaksanaan pekerjaan tersebut dinilai tidak sesuai harapan. Ditemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari kondisi jalan yang masih berlumpur namun langsung dihampar aspal tanpa dilakukan pembersihan terlebih dahulu. Selain itu, ketebalan aspal diduga hanya sekitar 3 cm dengan lebar 550 cm.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pekerjaan tersebut terkesan asal-asalan. Menurutnya, pengaspalan dilakukan pada malam hari dalam kondisi hujan. “Mana mungkin aspal bisa melekat kalau sudah terkena air. Ditambah lagi tidak menggunakan alat perata yang semestinya, hanya dikerjakan seadanya. Bahkan dicampur solar. Kalau seperti ini, uang negara bisa habis sia-sia,” ungkapnya.
PT Air Tanang yang dipimpin oleh H. Andik disebut kerap tidak konsisten dalam pelaksanaan pekerjaan, terutama pada proyek-proyek yang berlokasi jauh dari Kota Jambi. Sementara itu, konsultan pengawas dari PT Endah Bangun Negara juga dinilai kurang maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan. Pasalnya, pengaspalan tetap dilakukan meski kondisi hujan dan lokasi pekerjaan kotor, serta ketebalan aspal diduga tidak sesuai spesifikasi.
Hingga saat ini, Kepala Bidang Cipta Karya Provinsi Jambi belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan. Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak PT Air Tanang maupun Konsultan PT Endah Bangun Negara.








