Wali Kota Bima Sambut Audiensi Pengurus Baru IDI, Siap Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

PilarMediaNusantara.com, Bima – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bima periode 2025–2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bima pada Senin, 11 Agustus 2025.

Dalam pertemuan ini, Ketua IDI Kota Bima beserta jajaran menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bima, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan. Mereka menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah terkait, guna mendukung program-program kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kami sebagai organisasi profesi merasa bangga dapat bermitra dengan Pemkot Bima. Saat ini IDI memiliki 170 anggota dokter yang siap berperan aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari edukasi kesehatan hingga bakti sosial,” ungkap Ketua IDI Kota Bima. Ia juga menambahkan bahwa IDI berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai penggerak perubahan perilaku hidup sehat.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Bima menyambut baik niat tersebut dan memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat pengurus IDI. Beliau berharap, kerja sama ini dapat mendukung gerakan “Kota Bima BISA” — singkatan dari Bersih, Indah, Sehat, dan Asri — sebagai salah satu visi utama pemerintah daerah.

“Jika IDI memiliki agenda bakti sosial, kami berharap kegiatan itu benar-benar menyentuh masyarakat, terutama yang membutuhkan. Memang, kondisi lingkungan kita belum sepenuhnya bersih, namun kita sedang berproses ke arah sana. Mengubah kebiasaan dan perilaku masyarakat memerlukan kesabaran dan konsistensi,” ujar Wali Kota.

Selain membahas rencana kolaborasi program kesehatan, audiensi ini juga menjadi wadah bertukar pandangan terkait berbagai tantangan kesehatan di Kota Bima. Mulai dari rendahnya kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat, minimnya fasilitas kesehatan di beberapa wilayah, hingga perlunya penguatan layanan kesehatan sekunder agar masyarakat tidak perlu berobat ke luar daerah.

Pengurus IDI juga menegaskan kesiapannya membantu pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan tersebut, baik melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan gratis, maupun pelatihan tenaga medis. Mereka menilai, langkah-langkah ini penting untuk membangun fondasi kesehatan masyarakat yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kerja sama. Kedua pihak sepakat bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang yang memerlukan dukungan lintas sektor, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga medis saja.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen antara Pemerintah Kota Bima dan IDI Kota Bima untuk terus menjaga serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan dukungan penuh dari tenaga medis profesional dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesehatan rakyat, diharapkan Kota Bima dapat menjadi daerah yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *