PilarMediaNusantara.com, Kota Bima – Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto kini resmi menyapa pelajar di Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Melalui SPPG Mitra Bina Masyarakat Mandiri Sejahtera (YBMMS-Sadia Mpunda 02), distribusi makanan sehat bagi peserta didik mulai berjalan pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Pelaksanaan perdana ini mendapat sambutan hangat dari para siswa, guru, hingga pihak sekolah. Suasana riang gembira terlihat ketika menu makan bergizi disalurkan ke sejumlah sekolah penerima manfaat. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak sekolah dasar, madrasah, hingga taman kanak-kanak yang berlokasi di sekitar Kelurahan Sadia dan wilayah Kecamatan Mpunda.
Sekolah-Sekolah Penerima Manfaat
Beberapa sekolah yang menjadi penerima manfaat di antaranya:
Pondok Pesantren Al Husaini
SD Negeri 11 Kota Bima
SD Negeri 60 Sambinae
SD Negeri 32 Panggi
Madrasah Ibtidaiyah Sambinae
PAUD Al Muhtadin
PAUD Ratib Al Athos
KB Dorro Parongge
KB Tolo Mango
TK PGRI Babul Jihad
serta beberapa sekolah lainnya di wilayah sekitar Mpunda.
Pihak sekolah berharap keberlanjutan program ini bisa menjadi dorongan besar bagi anak-anak untuk lebih rajin belajar. Dengan asupan gizi yang seimbang, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Perwakilan sekaligus pemilik Mitra SPPG Sadia Mpunda 02, Drs. H. Azhari, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program nasional ini di Kota Bima.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung manfaat nyata program makan bergizi gratis. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Kami dari Mitra BGN siap mendukung penuh agar program ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi anak-anak sekolah di wilayah Mpunda,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, Badan Gizi Nasional, dan mitra pelaksana di daerah menjadi kunci keberhasilan distribusi makanan sehat ini.

Tak hanya para siswa, para guru juga menyambut baik kehadiran program MBG. Menurut mereka, bantuan makanan sehat ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang sebelumnya sering datang ke sekolah tanpa sarapan. Dengan adanya program ini, kondisi belajar siswa menjadi lebih fokus dan penuh semangat.
Salah satu guru di SD Negeri 11 Kota Bima menuturkan, “Kami sangat berterima kasih. Anak-anak kini datang ke sekolah lebih bersemangat. Makanan bergizi yang mereka terima membuat mereka tidak mudah lelah saat belajar.”

Para orang tua pun ikut mengapresiasi langkah ini, karena meringankan beban kebutuhan harian sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang mereka.
Program makan bergizi gratis di Kecamatan Mpunda diharapkan terus berlanjut dengan distribusi yang lebih luas dan merata. Dengan dukungan semua pihak, program ini dapat menjadi pondasi dalam mencetak generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas.
Sebagai salah satu daerah penerima manfaat, Kota Bima kini menjadi saksi bagaimana kebijakan nasional bisa langsung dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat sekolah dasar, madrasah, hingga pendidikan usia dini.
“Semoga anak-anak kita kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, sehat, dan unggul berkat adanya program makan bergizi ini,” tutup Azhari.







